Umar Sholahudin, Penulis Produktif 900 Artikel dan Opini

27 Juli 2017

 

Surabaya – IKA FISIP UNAIR

Dilahirkan di Tegal, 27 Mei 1976, Umar Sholahudin menyelesaikan pendidikan SD-SMA di kota kelahirannya. Tahun 1995 masuk kuliah di jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga Surabaya dan lulus tahun 2000. Tahun 2011 dia menyelesaikan studi Magister Sosiologi di Pasca Sarjana FISIP Unair.

Membaca dan menulis adalah hobi yang digemari sejak mahasiswa. Berbagai ide dan gagasannya tertuang dalam bentuk tulisan opini yang tersebar di berbagai media massa, baik nasional maupun lokal (Jawa Pos, Suara Karya, Surya, Surabaya Post, Radar Surabaya, Kompas Jatim, Republika, dan Bhirawa, dan lain-lain).

Selama setahun (1999-2000) pernah singgah di Lembaga Penelitian (Lemlit) Unair dan terlibat dalam penerbitan majalah Lemlit dan hasil riset dosen. Tahun 2000 bergabung dengan lembaga Center for Public Policy Studies (CPPS) Surabaya dan saat ini sebagai koordinator Parliament Watch Jawa Timur.

Saat ini Umar aktif mengajar mata kuliah Sosiologi dan Sosiologi Hukum di Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Surabaya. Selain mengajar, juga menjadi Direktur Eksekutif pada Center for Social Studies and Democracy (Cessda) Surabaya dan Parliament Watch Jawa Timur.

Saat ini Umar sedang menyelesaikan studi S-3 di Program Doktoral Ilmu Sosial FISIP Universitas Airlangga Surabaya. Untuk mengisi waktu luang, digunakan untuk membaca dan menulis artikel di media massa.

Sampai Juni 2011, lebih dari 900 tulisan artikel opini tersebar di berbagai media nasonal dan lokal. Kontributor tulisan untuk buku diterbitkan : Forum Warga & Strategi Politik Ekstra-Parlementer, (Fitra Tuban-Patnership, Jakarta), Agustus 2006 dan Peta Korupsi di Daerah (MCW-Yappika Jakarta), Oktober 2006, Parlemen Lokal; Fungsi dan Peran DPRD Di Era Otoda (Intrans-Malang, 2009); Hukum dan Keadilan Masyarakat, (Intrans-Malang, 2011); Pancasila sebagai Realitas: Percikan Pemikiran tentang Pancasila dan Isu-Isu Kontemporer di Indonesia (Pustaka Pelajar, 2016).

Dalam melakoni kehidupannya, Umar Sholahudin mempunyai motto “Menulis adalah jalanku untuk menegaskan eksitensiku” (Gao Xingjian)(*/riz)

Agenda

Indeks +